Juri Rakyat - Situs Paling Seru

22 Apr 2014

Sejarah Berdirinya Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan atas dasar perjanjian Giyanti yang ditandatangani oleh Sunan Pakubuwono III dan Pangeran Mangkubumi dipihak lain serta Nicolas Harting pada tangga l 29 Rabiulakhir 1680 Jawa 13 Februari 1755. Perjanjian tersebut mengakhiri perang saudara antara Pangeran Mangkubumi dengan Sunan Pakubuwono III. Menurut Perjanjian Giyanti, wilayah Kerajaan Mataram dibagi menjadi dua : Pangeran Mangkubumi menjadi raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dengan gelar Sultan Hamengkubuwono I Senopati Ing Alaga Ngabdurahman Sayidin Panatagama Khalifatullah Ing Ngayogyakarta. Sementara sebagian wilayah lain tetap dikuasai oleh Sri Susuhunan Pakubuwono III dengan Ibukota Kerajaan Surakarta.

Keraton Yogyakarta mempunyai luas wilayah 87.050 km2 dan meliputi daerah Mataram asli seperti Kedu, Bagelan, Banjarnegara, sebagian Pajang, Pacitan, Madiun, Grobogan, dan Mojokerto. Semula tempat yang dipilih untuk mendirikan Keraton adalah desa Telogo, dimana baginda pernah mendirikan pesanggrahan yang diberi nama Ngambar Ketawang, tetapi kemudian baginda memutuskan untuk mendirikan Keraton di Hutan Garjitawati, dekat Desa Beringin dan Desa Pacetokan. Dengan alasan daerah ini dianggap kurang memadai untuk membangun sebuah Keraton dengan bentengnya, maka aliran sungai Code dibelokkan sedikit ke timur dan aliran sungai Winanga sedikit dibelokkan ke barat.

Menurut cerita mitos, hutan Beringin tersebut dijaga dua ekor ular naga, yaitu bernama kiai Jaga dan kiai Jegot. Maka setelah Keraton Yogyakarta berdiri, kiai Jaga kemudian bertempat tinggal pada bangunan tugu, sedang kiai Jegot bersemayam pada bangsal Proboyekso Keraton Yogyakarta.

Hutan Beringin yang dipilih oleh Sultan merupakan tempat bersejarah karena di daerah itu pada tahun 1747 dan tahun 1749 Kanjeng Pangeran Haryo Mangkubumi dihadapan rakyat mengumumkan penobatan dirinya sebagai Susuhunan ing Mataram. Baginda menetapkan tempat itu untuk didirikan Keraton dan menjadi Ibukota yang kem udian diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat.

Dari latar belakang perkembangan yang selintas diceritakan di atas, tampak adanya berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan tempat di Hutan Beringin itu sehingga menjadi pangkal pertumbuhan kota Yogyakarta. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tersebut meliputi faktor sejarah, keagamaan, pengalaman pribadi Mangkubumi sendiri, dan adanya unsur asing yang datang yaitu VOC yang dikemudian hari bertambah dengan pengaruh pemerintahan Inggris diawal abad ke-19.

Pembuatan Keraton Yogyakarta selesai pada tahun 1682 Jawa dan ditandai dengan sengkalan memet (condrosengkolo memet) dipintu Gerbang Kemagangan dan pintu gerbang Gedung Mlati, berupa dua ekor naga berlilitan satu sama lainnya. Dalam bahasa Jawa : Dwi naga rasa tunggal. Artinya, Dwi : 2, naga : 8, rasa : 6, tunggal : 1. Dibaca dari belakang : 1682. Naga berwarna hijau memiliki makna tersendiri yaitu simbol dari pengharapan. Pembangunan Keraton Yogyakarta kemudian diikuti dengan pembuatan benteng keliling sebagai batas wilayah ibukota kerajaan dan pembuatan masjid Agung.

Arsitek Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat ialah Sri Sultan Hamengkubuwono I. Keahlian sebagai arsitek bangunan sudah dimiliki sejak masih muda, baginda bergelar Pangeran Mangkubumi Sukowati. Menurut Pigeund dan Adam dimajalah tahun 1940 (1978 : 7) : Sri Sultan Hamengkubuwono I mendapat julukan de bowmeester van zijn broer Sunan Pakubuwono II (arsitek dari kakanda Sri Sunan Pakubuwono II). Beliau membuat arsitektur Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang arsitekturnya ada kemiripannya dengan arsitektur Kasunanan Surakarta.

Satu hal yang membedakan adalah bagian utama dari bagian-bagian penting di Keraton Kasultanan Yogyakarta dibuat lebih megah dan memberi kesan yang lebih berwibawa daripada Kasunanan Surakarta. Keraton Yogyakarta yang berlatar belakang budaya Islam pada bangunannya banyak dijumpai unsur-unsur kebudayaan Hindu. Pola dasar pendiri an bangunan pada komplek Keraton Yogyakarta menggunakan unsur kebudayaan Hindu, ini tampaknya memang begitu menonjol di dalam proses akulturasi dengan kebudayaan yang sedang berkembang di Keraton Yogyakarta yang pada dasarnya bernafaskan Islam. Tata letak maupun pengelompokan bangunan pada komplek Keraton Yogyakarta mempunyai kesamaan dengan sistem yang digunakan pada komplek Keraton dari periode Hindu.

Bentuk-bentuk bangunan yang terdapat di komplek Keraton Yogyakarta mirip sekali dengan bentuk bangunan kontruksi kayu yang terdapat dalam relief candi, yang tentunya menggambarkan bangunan yang digunakan oleh masyarakat pada periode klasik. Beberapa hiasan dengan motif flora, fauna, ataupun alam banyak dijumpai pada  bangunan dalam komplek Keraton Yogyakarta, antara lain pada gapura,  atap bangunan, tiang, umpak, baturana dan sebagainya. Hiasan-hiasan tersebut merupakan pengisi bidang dan hiasan yang mempunyai arti tertentu. Oleh karena itu, jelaslah bahwa unsur-unsur kebudayaan Hindu masih tampak pada komplek bangunan Keraton Yogyakarta yang kemudian berakulturasi dengan kebudayaan yang sedang berkembang. 

Adapun bentuk fisik bangunan yang terdapat dalam komplek Keraton Yogyakarta sebagian besar menggambarkan bentuk rumah tradisional Jawa dan sebagian diantaranya menggunakan konstruksi kayu. Bangunan-bangunan tersebut menggunakan atap tunggal (atap susun) yang berbentuk limasan, tajug, kampung (pelana) dan joglo. Bagian  tubuh bangunan ada dua bentuk, yaitu merupakan bangunan terbuka (tanpa dinding penutup ruangan)  dan merupakan bangunan yang menggunakan dinding penutup tubuh. Di dalam Keraton Yogyakarta terdapat banyak bangunan, halaman, dan lapangan. Komplek Keraton terletak di tengah-tengah, tetapi daerah Keraton membentang dari sungai Code sampai sungai Winanga, dari utara ke selatan, dari Tugu sampai Krapyak. 
Denah lokasi keraton Ngayogyakarta

Tujuh buah halaman yang terdapat dalam komplek Keraton disusun berderet dari utara dan selatan. Antara  halaman yang satu dengan halaman yang lain dipisahkan oleh dinding penyekat dan dihubungkan dengan pintu gerbang. Ketujuh buah halaman tersebut masing-masing berisi bangunan dan nama-nama halaman kebanyakan disesuaikan dengan nama bangunan yang terdapat didalamnya. 

Adapun halaman yang terdapat  di Keraton Yogyakarta, antara lain :

1.   Halaman sitihinggil utara
2.   Halaman kemandungan utara
3.   Halaman srimanganti
4.   Halaman pusat Keraton Yogyakarta
5.   Halaman kemagangan
6.   Halaman kemandungan selatan
7.   Halaman sitihinggil selatan
Keraton Yogyakarta merupakan komplek bangunan pusat pemerintahanan Kerajaan yang terletak di pusat ibu kota Kasultanan Yogyakarta. Membicarakan komplek bangunan Keraton Yogyakarta sebagai pusat Kerajaan, tidak dapat terlepas dari unsur-unsur bangunan  yang terdapat dilingkungan komplek Keraton, diantaranya benteng, parit  keliling, alun-alun, masjid Agung, dan komplek Tamansari. 

Unsur-unsur bangunan pada komplek Keraton :

1.   Benteng 

Benteng yang mengelilingi ibu kota Kerajaan disebut benteng Baluwarti, didirikan tahun 1782  Masehi. Di dalam benteng, selain istana Sri Sultan dan komplek Tamansari dijumpai pula  bangunan-bangunan, diantaranya tempat tinggal para bangsawan, tempat tingga l Abdi Dalem dan tempat tinggal kelompok prajurit Keraton. Bekas-bekas bangunan yang sekarang masih utuh adalah dinding sisi selatan, bagian sudut tenggara, sudut barat daya dan sudut barat laut. Dilihat dari bekas-bekasnya, benteng pertahanan kota ini mempunyai denah segi empat, tiap-tiap sisinya menghadap kearah empat mata angin utama. Pada sisi utara terdapat dua buah gapura (plengkung), sedang pada sisi timur, selatan, dan barat masing-masing terdapat sebuah gapura (plengkung). Pada tiap-tiap sudutnya terdapat gardu pengintai yang disebut tulak tala ( bastion ) dan sekarang yang masih utuh adalah bagian sudut tenggara, barat daya dan barat laut, sedangkan bagian timur laut sudah tidak ada. 

2.   Parit Keliling

Parit yang disebut dengan jaga ng merupakan saluran air yang mengelilingi pusat kota Yogyakarta  kuno. Parit keliling ini terdapat disepanjang dinding benteng bagian luar  dan berdenah segi empat. Panjang parit sama dengan panjang dinding be nteng, yaitu tiap sisinya lebih kurang satu kilometer. 

3.   Alun-alun

Alun-alun adalah tanah la pang yang terdapat di  depan dan di belakang komplek Keraton, yang di depan disebut alun-alun ut ara, sedangkan yang di belakang disebut alun-alun Pangkeran.  Alun-alun selatan berfungsi sebagai tempat latihan baris-berbaris para prajurit untuk persiapan upacara kerajaan, tempat upacara pemberangkatan jenazah dan sebagainya. 

4.   Masjid Agung

Bangunan masjid ini terdiri atas dua bagian. Pertama, bagian masjid yang merupakan bagian utama yang di bangun pada tahun 1773 semasa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I, raja pertama Kerajaan Mataram
Yogyakarta, sedangkan bagian kedua  adalah serambi yang dibangun pada tahun 1775 juga atas prakarsa Hamengkubuwono I. Bangunan masjid Agung kondisinya masih baik dan sampai saat ini masih dipergunakan sebagai tempat ibadah sholat dan upacara-upacara yang berhubungan dengan agama Islam. Bentuk bangunan masjid Agung berbentuk tajug ceblokan, yaitu bangunan dengan atap berbentuk tajug disangga oleh beberapa tiang yang langsung berdiri di  atas lantai bangunan, tanpa umpak. Atap bangunan terdiri dari tiga tingkat (atap tumpang) yang disangga oleh 36 tiang, empat buah diantaranya adalah tia ng saka guru (guru utama). Bangunan berdiri di atas lantai yang berdenah bujur sangkar denga n ukuran 27,5 X 27,5 meter dan tebalnya 1,5 meter. Di samping kiri dan kanan bangunan terdapat serambi samping yang disebut  pawestren,  yaitu sebagai tempat bersembahyang bagi kaum wanita. Pada  puncak atap masjid terdapat hiasan kamuncak yang disebut  mustaka. Di bagian depan masjid terdapat serambi yang luas dan bersuasana teduh, sedangkan di halaman masjid terdapat bangunan yang di sebut pagongan, tempat untuk menyimpan gamelan Sekaten yang digunakan sejak berabad-abad lamanya untuk mengumpulkan masyarakat sekitar. Masjid Agung Yogyakarta memiliki perpaduan arsitektur bernafaskan Islam dan Jawa. Dibeberapa bagian masjid terdapat ukiran kayu dan tulisan aksara Jawa.

5. Tamansari

Tamansari adalah sebuah komplek yang berisi bangunan, kolam, kebun, dan taman. Tamansari didirikan  tahun 1765 Masehi oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I. Adapun fungsi Tamansari  sebagai tempat berekreasi, bercengkrama atau bersenang-senang Sri Sultan dengan seluruh keluarganya. Peninggalan-peninggalan di dalam komplek Tamansari dapat dikategorikan berupa gapura, gedung, kolam-kolam kecil, urung-urung dan kolam segaran.

Asal Usul Dan Kisah Hidup Jokowi Yang Perlu Kamu tau

Masa kecil Jokowi bukanlah orang yang berkecukupan, bukanlah orang kaya. Ia anak tukang kayu, nama bapaknya Noto Mihardjo, hidupnya amat prihatin, dia besar di sekitar Bantaran Sungai. Ia tau bagaimana menjadi orang miskin dalam artian yang sebenarnya.

Bapaknya penjual kayu di pinggir jalan, sering juga menggotong kayu gergajian. Ia sering ke pasar, pasar tradisional dan berdagang apa saja waktu kecil. Ia melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana pedagang dikejar-kejar aparat, diusiri tanpa rasa kemanusiaan, pedagang ketakutan untuk berdagang. Ia prihatin, ia merasa sedih kenapa kota tak ramah pada manusia.

Sewaktu SD ia berdagang apa saja untuk dikumpulkan biaya sekolah, ia mandiri sejak kecil tak ingin menyusahkan bapaknya yang tukang kayu itu. Ia mengumpulkan uang receh demi receh dan ia celengi di tabungan ayam yang terbuat dari gerabah. Kadang ia juga mengojek payung, membantu ibu-ibu membawa belanjaan, ia jadi kuli panggul. Sejak kecil ia tau bagaimana susahnya menjadi rakyat, tapi disini ia menemukan sisi kegembiraannya.

Ia sekolah tidak dengan sepeda, tapi jalan kaki. Ia sering melihat suasana kota, di umur 12 tahun dia belajar menggergaji kayu, tangannya pernah terluka saat menggergaji, tapi ia senang dan ia gembira menjalani kehidupan itu, baginya “Luwih becik rengeng-rengeng dodol dawet, tinimbang numpak mercy mbrebes mili”. Keahliannya menggergaji kayu inilah yang kemudian membawanya ingin memahami ilmu tentang kayu.

Lalu ia berangkat ke Yogyakarta, ia diterima di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, jurusan kehutanan. Ia pelajari dengan tekun struktur kayu dan bagaimana pemanfaatannya serta teknologinya. Di masa kuliah ia jalani dengan amat prihatin, karena tak ada biaya hidup yang cukup. Kuliahnya disambi dengan kerja sana sini untuk biaya makan, ia sampai lima kali indekost karena tak mampu biaya kost dan mencari yang lebih murah.

Hidup dengan prihatin membawanya pada situasi disiplin, Jokowi mampu menerjemahkan kehidupan prihatinnya lewat bahasa kemanusiaan, bahwa dalam kondisi susah orang akan menghargai tindakan-tindakan manusiawi, disinilah Jokowi belajar untuk rendah hati.

Setamat kuliah ia tetap menjadi tukang gergaji kayu, tapi ia sudah memiliki wawasan, ia melihat industri kayu berkembang pesat, ia mendalami mebel. Disini ia pertaruhkan segalanya, rumah kecil satu-satunya bapaknya ia jaminkan ke Bank. Dan ia berhasil, ia bukan saja tapi ia juga pengambil resiko yang cerdas, ia berhasil dari sebuah bengkel mebel dengan gedek disamping pasar yang kumuh berhasil dikembangkan. Ia menangis ketika pekerja-pekerjanya bisa makan.

Suatu saat ia kedatangan orang Jerman bernama Micl Romaknan, orang Jerman ini kebetulan tidak membawa grader (ahli nilai) kayu, ia ngobrol dengan Jokowi, kata orang Jerman itu : “Wah, di Jepara saya ketemu orang namanya Joko, baiklah kamu kunamakan saja Djokowi, kan mirip Djokovich” akhirnya terciptalah sebuah nickname Jokowi yang melegenda itu.

Perkembangan bisnisnya bagus, ia dipercaya kerna ia jujur, orang Jerman suka dengan orang yang jujur dan pekerja keras, Jokowi hanya tidur 3 jam sehari, selebihnya adalah kerja. Ia tak pernah makan uang dari memeras atau pungli, ia makan dari keringatnya sendiri. Dengan begitu hidupnya berkah. Jokowi berhasil mengekspor mebel puluhan kontainer dan ia berjalan-jalan di Eropa.

Tidak seperti kebanyakan orang Indonesia yang mengunjungi Eropa dengan cara hura-hura atau foto sana, foto sini tanpa memahami hakikat masyarakatnya. Jokowi di Eropa berpikir reflektif. “Kenapa kota-kota di Eropa, kok sangat manusiawi, sangat tinggi kualitasnya baik kualitas penghargaan terhadap ruang gerak masyarakat sampai dengan kualitas terhadap lingkungan” lama ia merenung ini, akhirnya ia menemukan jawabannya “Ruang Kota dibangun dengan Bahasa Kemanusiaan, Bahasa Kerja dan Bahasa Kejujuran”. Tiga cara itulah yang kemudian dikembangkan setelah ia menduduki jabatan di Solo.

Setelah sukses di bisnis, Jokowi berpikir “Bagaimana ia bisa berterima kasih pada bangsanya” lalu ia mendapatkan jawabannya, bahwa contoh terbaik untuk berterima kasih adalah menjadi pemimpin rakyat yang bertanggung jawab. Lalu ia masuk ke dalam dunia politik dengan seluruh rasa tanggung jawab. Pertanggung jawaban politiknya adalah pertanggungjawaban moral bukan karena ia mencari hidup dalam dunia politik, ia ikhlas dalam bekerja, baginya inilah cara berterima kasih pada bangsanya.

Ia masuk ke dalam dunia politik, awalnya tidak dipercaya, karena sosoknya lebih mirip tukang becak alun-alun kidul tinimbang seorang gagah yang hebat, dalam masyarakat kita, sosok dengan ‘bleger’ yang besar lebih diambil hati ketimbang orang dengan sosok kurus, ceking dan tak berwibawa itulah yang dialami Jokowi, tapi beruntung bagi Jokowi, saat itu masyarakat Solo sedang bosan dengan pemimpin lama yang itu itu saja, mereka mencoba sesuatu yang baru. Akhirnya Jokowi menang tipis.

Masyarakat mempercayainya dan ia menjawabnya dengan “Kerja” ia siang malam bekerja untuk kotanya, ia datangi tanpa lelah rakyatnya, ia resmikan gapura-gapura pinggir jalan, ia hadir pada selamatan-selamatan kecil, ia terus diundang bahkan untuk meresmikan pos ronda sebuah RW sekalipun. Ia bekerja dari akarnya sehingga ia mengerti anatomi masyarakat.

Suatu hari Jokowi didatangi Kepala Satpol PP. Kepala Satpol itu meminta pistol karena ada perintah pemberian senjata dari Mendagri. Jokowi meradang dan menggebrak meja “Gila apa aku menembaki rakyatku sendiri, memukuli rakyatku sendiri…keluar kamu…!!” kepala Satpol PP itupun dipecat dan diganti dengan seorang perempuan, pesan Jokowi pada kepala Satpol PP perempuan itu “Kerjalan dengan bahasa cinta, kerna itu yang diinginkan setiap orang terhadap dirinya, cinta akan membawa pertanggungjawaban, masyarakat akan disiplin sendiri jika ia sudah mengenal bagaimana ia mencintai dirinya, lingkungan dan Tuhan. Dari hal-hal inilah Jokowi membangun kota-nya, membangun Solo dengan bahasa cinta….”.

Apakah di Jakarta ia tak bakalan mampu? banyak yang nyinyir bahwa Solo bukan Jakarta. Tapi apa kata Jokowi “Hidup adalah tantangan, jangan dengarkan omongan orang, yang penting kerja, kerja dan kerja. Kerja akan menghasilkan sesuatu, sementara omongan hanya menghasilkan alasan”

Jokowi berangkat dalam alam paling realistisnya. Kepemimpinan yang realistis, bertanggungjawab dan kredibel. Beruntung Indonesia masih memiliki Jokowi, pada Jokowi : “Merah Putih ada harapan berkibar kembali dengan rasa hormat dan bermartabat sebagai bangsa.


Asal  Usul Jokowi
Mendadak Nama Jokowi Melambung, terkenal ke seluruh Negeri, Jokowi atau Joko Widodo, salah satu kader PDI perjuangan yang kemudianterpilih dan menjadi Walikota Solo. Jokowi Namanya melambung sejak diberitakan di berbagai media tentang Mobil KIAT EsEmKa. Jokowi meniti pendidikannya di Solo dan Yogjakarta, dari Data di media massa begitu banyak bercerita tentangnya. Mulai perjalanan awalnya di SD N 111 Tirtoyoso, SMP N 1 Surakarta, SMA N 6 Surakarta hingga menuntut ilmu di Fakultas Kehutanan Uiversitas Gadjah Mada, Yogjakarta. Joko dikenal pada dunia eksportir meubel yang dijalaninya sejak 1988 hingga sekarang. Aktivitas itu jugalah yang membuat Joko Widodo mendirikan Koperasi Pengembangan Industri Kecil Solo pada 1990.

Dunia bisnis juga yang membuatnya terpilih menjadi salah satu ketua di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta, dan mendirikan Asosiasi Permebelan dan Industri Kerajinan Indonesia Surakarta di awal tahun 2000. Karier tertinggi laki-laki kelahiran Surakarta, 21 Juni 1961 ini adalah ketika dirinya terpilih sebagai Walikota Surakarta di tahun 2005. Sejak dipimpin Joko, Solo banyak mengalami perubahan di berbagai sektor riil. Begitu juga bidang layanan publik. Utamanya, saat Joko membuat keputusan untuk memudahkan pembuatan KTP bagi warga Solo. Jokowi memilih untuk berada pada pihak pedagang kecil, ketimbang pengusaha. Joko bahkan rela berbeda pendapat dengan Gubernur Bibit Waluyo tentang rencana pembangunan mall di bekas bangunan Pabrik Es Saripetojo. Joko menolak rencana yang merupakan bagian dari desain besar pemerintahan provinsi Jawa Tengah itu. Pada Pilkada Solo Silam Jokowi meraih dukungan 91 persen suara dalam Pilkada Solo.

Asal Usul Labelisasi Baju Kotak-kotak
Ilham untuk menggunakan baju kotak-kotak berawal dari ketidak sengajaan. Awalnya pasangan ini hanya berniat untuk tampil beda dari pasangan lainnya saat melakukan pendaftaran cagub/cawagub ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta. Tujuan pertama saat datang ke KPUD itu mengenakan pakaian yang ngejreng. Pasti orang-orang datang pakai jas atau putihlah. Ahok menjelaskan bahwa mereka memilih baju kotak-kotak karena ingin menunjukkan kesiapan mereka dalam bersaing. Pasalnya baju kotak-kota warna merah itu adalah lambang dari kesiapan. Karena banyak pendukung dan masyarakat yang mengidentikan baju kotak-kotak itu dengan Jokowi-Ahok, maka mereka memilih baju itu untuk media berkampanye. Ternyata, ketidaksengajaan ini membawa berkah untuk mereka. Terbukti, sejak masa kampanye dimulai pasangan calon ini mulai menyebarkan trend baju kotak-kotak. Banyak pendukung dan simpatisan mulai menggunakan baju kotak-kotak sebagai wujud dukungannya kepada calon Gubernur DKI Jakarta asal Solo, Jawa Tengah ini.

Jokowi Pada Pilgub DKI Jakarta Putaran Pertama
Pada Pilkada Gubernur Putaran Pertama Jumlah suara sah adalah 65%, suara tidak sah 1%, dan suara yang tidak digunakan adalah 34% . Pasangan Jokowi berhasil mengumpulkan suara terbanyak sebanyak 42,59% , disusul jumlah suara Foke – Nara 34,32% pada peringkat kedua terbanyak.

Jokowi Bersama pasangannya Ahok Kini siap-siap menghadapi pertarungan Pada Pilkada Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 20 September 2012 mendatang, Apakah Jokowi – Ahok masih mampu “mengalahkan” Foke – Nara pada Pilgub putran kedua ini???, kita nantikan serahkan saja kepada Wajib Pilih DKI, siapapun yang naik, baik Jokowi maupun Foke, semoga bisa membawa ibukota Negara Kita makmur dan beradab.[ps]

Misteri Fenomena Poltergeist yang Menggemparkan Dunia

Sejak lama kita telah mengenal adanya fenomena aneh seperti rumah hantu, pertanda-pertanda kemunculan hantu dan sebagainya. Poltergeist bisa dikatakan membawa kejadian-kejadian aneh tersebut.

Poltergeist dalam bahasa Jerman diterjemahkan sebagai "roh yang berisik" atau "hantu yang berisik". Parapsikolog menyebut fenomena ini sebagai "Recurrent Spontaneous Psychokinesis" (RSPK). Namun, fenomena apakah sebenarnya poltergeist itu? Bisakah dinalar secara logika?

Fenomena Poltergeist memiliki beberapa karakteristik umum antara lain:

1. Barang-barang yang bergerak sendiri, bahkan benda-benda yang berat.
2. Pintu dan jendela yang dibuka/ditutup oleh mahkluk tak kasat mata.
3. Suara erangan, jeritan, ledakan, tumbukan, goresan, ketukan di lantai, pintu, dan dinding.
4. Langkah-langkah berat.
5. Tempat tidur yang bergetar.
6. Bau busuk.
7. Kebakaran misterius.
8. Gangguan fungsi peralatan listrik.
9. Penampakan dan bahkan serangan fisik.
10. Lemparan batu, bata, bahkan kotoran.


Tanda pertama yang biasanya muncul dalam kejadian poltergeist adalah lemparan batu, rumah-rumah korban dibombardir oleh batu atau bata kadang selama beberapa hari atau bahkan minggu sebelum fenomena tak terjelaskan yang lain muncul. Aktivitas poltergeist sangat mungkin menjadi dalang kekacauan di Rumah Hantu Amityville.


Poltergeist dalam Sejarah


Sebuah point yang sangat penting tentang fenomena poltergeist adalah bahwa fenomena ini telah muncul sepenjang sejarah dalam banyak budaya dan umumnya memiliki karakteristik yang sama.

Sejarawan pada abad pertama Yahudi, Josephus, menggambarkan fenomena "kepemilikan" yang saat ini lebih dikenal sebagai poltergeist.

Jacob Grimm, menulis dalam bukunya Deutsche Mythologie, menjelaskan sejumlah kasus, termasuk didalamnya kejadian mengenai batu-batu yang dilemparkan, orang ditarik keluar dari tempat tidur, terdengar ketukan dan suara keras, dll.

Pendeta dan penulis Giraldus Cambernsis menggambarkan sebuah rumah di Pembrokshire yang dihuni roh jahat, dikatakannya banyak benda yang dilempar, pakaian yang dicabik-cabik, dan bahkan roh bisa bicara secara terbuka tentang rahasia-rahasia orang.

Selama beberapa ratus tahun terakhir, lebih banyak kasus terkenal yang terjadi, termasuk kasus 'Tedworth Drummer' di Inggris pada 1661, dimana sebuah drum yang dimiliki seorang pengemis yang sedang dipenjara, drum itu bermain sendiri.

Lalu diikuti fenomena lain seperti kursi yang dilempar, tempat tidur dengan pelayan di atasnya tiba-tiba terangkat, dan banyak suara menggaruk yang keras.


Kasus Enfield Poltergeist



Dua kasus modern yang terjadi adalah "Enfield Poltergeist" dan "Mackenzie Poltergeist". Enfield Poltergeist adalah serangkaian kejadian poltergeist yang terjadi di Inggris antara agustus 1977 dan september 1978, ditambah ledakan pada Agustus 1980.

Fenomena itu terjadi di Enfield London utara disebuah rumah yang disewakan pada Peggy Hodgson, single parent dengan empat anak.

Selama waktu tersebut, furniture pindah sendiri, terdengar suara ketukan di dinding, mainan anak-anak dilemparkan dan menjadi terlalu panas jika disentuh, genangan air di lantai, angin dingin, serangan fisik, munculnya graffiti, malfungsi dan kerusakan pada berbagai peralatan, dan bermacam benda dilempar disekeliling rumah.

Setelah mengunjungi rumah tersebut, George Fallows, seorang reporter senior untuk Daily Mirror, menyarankan agar Society for Psychical Research (SPR) dipanggil untuk menyelidiki.

Serangkaian kejadian menegangkan pernah terjadi pada sebuah kasus yang dikenal sebagai poltergeist Mackenzie (dan konon masih terjadi) pada 1999 di Greyfriars Kirkyard, Edinburgh.

Peristiwa tersebut dipicu oleh seorang tunawisma yang bermalam di sebuah mausoleum milik Sir George Mackanzie yang meninggal pada tahun 1691.

Sir George Mackanzie selama hidupnya dikenal sebagai penganiaya haus darah dan aktivis Presbiteraian. Tunawisma tadi tidak sengaja membuat kerusakan di peti mati Sir Mackenzie, dan tiba-tiba ia berlari dan menjerit setelah menyaksikan terror di tempat tersebut.

Ia ditemukan oleh polisi dalam keadaan mengigau. Sejak saat itu banyak fenomena aneh pada malam hari bermunculan di Kirkyard dan area sekitarnya.

Kasus Mackenzie Poltergeist


Rumah di sekitar terganggu oleh benda-benda yang berterbangan. Sedangkan pengunjung situs sendiri mengalami perasaan panas atau dingin yang ekstrim, menderita luka dan memar dari penyerang yang tidak diketahui, tenggorokan mereka dicekik, mantel mereka ditarik, bahkan mereka bisa tak sadarkan diri oleh kekuatan tak terlihat.

Penjelasan Fenomena Poltergeist

Jadi apa yang menyebabkan fenomena poltergeist? Selain pengakuan palsu dan berlebihan yang meskipun berlaku untuk beberapa kasus, tidak berarti berlaku untuk semua.

Teori yang populer adalah poletergeist disebabkan oleh manusia, terutama gadis remaja. Para peneliti percaya bahwa remaja bermasalah secara tidak sadar memanipulasi obyek menggunakan psikokinesis, jenis energi yang dihasilkan otak.

Menurut peneliti dari Pusat Penelitian Rhine Institut Parapsikologi di Duke University, Durham, North Carolina, aktivitas poltergeist adalah expresi fisik dari trauma psikologis.

Namun, penjelasan yang lebih natural sering menjadi penyebab dari fenomena poltergeist. Elektromagnetik Interference (EMI) telah ditemukan dibalik beberapa kasus poltergeist. Dan ada peningkatan jumlah bukti yang menunjukkan bahwa hal itu bisa menjelaskan lebih banyak kasus.

Mungkin pengetahuan tersebut bisa membantu menjelaskan kasus poltergeist seperti pada Eleonore Zugun dan Carol Compton (sang manusia api). Namun ini tidak menjelaskan bagaimana daya yang dihasilkan cukup untuk memindahkan benda-benda seperti furniture yang berat, atau ruang mandi dengan bebatuan, membuat objek muncul entah dari mana, atau memulai kebakaran.

Ada juga sejumlah kasus poltergeist pada orang yang tidak memiliki masalah psikologis sama sekali, ada juga fenomena poltergeist pada sebuah keluarga yang bahkan tidak ada remaja sama sekali didalamnya.

Lalu apa penjelasannya? Selain itu bahwa ada jutaan remaja bermasalah di seluruh dunia, tapi sebagian besar tersebut tidak menyebabkan aktivitas poltergeist. Peneliti lain telah menunjukkan bahwa entitas roh bertanggung jawab atas poltergeist.

Namun 'roh' secara ilmiah tidak bisa diselidiki, meskipun ada rekaman suara yang menarik dari kasus poltergeist Enfield. Namun, jika kita hitung, kejadian ekstrim yang diduga aktivitas poltergeist sendiri adalah berlebihan.

Meskipun demikian, sampai sekarang belum ditemukan penjelasan yang cukup meyakinkan untuk fenomena poltergeist. Kasus-kasus poltergeist secara signifikan menunjukkan karakteristik yang serupa selama periode waktu yang sangat lama dan dalam budaya yang sangat berbeda.

Keanehan dan ke-konsistennya mungkin membuat poltergeist menjadi misteri abadi yang tidak dapat dijelaskan.

3 Fenomena Paranormal Aneh di Irlandia

Irlandia terkenal karena mitologinya yang begitu banyak. Dari Leprechaun dan peri, Banshee, serta banyak lagi. Sebagai negeri penuh mitos, maka nuansa mistik bukan hal yang aneh, seolah jadi warna budaya setempat. Dari berbagai kisah misteri di Irlandia, tiga berikut ini lumayan menyeramkan.

1. Patung Maria Ballinspittle
 

Ada banyak patung Perawan Maria yang dikatakan memiliki elemen misterius, dan pada umumnya patung tersebut menangis ataupun berdarah. Tetapi pada tahun 1985, patung Perawan Maria di Irlandia memiliki kemampuan yang lebih besar, yakni bisa bergerak.

Patung bergerak Perawan Maria Ballingspittle pertama kali dilihat oleh perwira polisi yang melihat patung tersebut melayang di dalam gereja. Awalnya, dia tidak percaya, tetapi setelah menginspeksinya beberapa hari kemudian, dia menjadi yakin bahwa dirinya melihat kejadian mukjizat.

Kemudian dimulailah legenda patung ini, beberapa orang lain juga mengklaim bahwa mereka melihat patung ini bergerak. Tentu saja, fenomena ini masih diperdebatkan secara luas.

2. Hantu Jervis
 

Pada tahun 2011, sebuah video hantu tak terlihat yang membuang buah-buahan di pusat perbelanjaan Jervis muncul di Internet. Meskipun keasliannya diragukan, pusat perbelanjaan itu sendiri memiliki reputasi paranormal selain hantu pelempar buah.

Beberapa bagian bangunan pusat perbelanjaan tersebut dulunya adalah rumah sakit tua dan semacamnya. Sejumlah orang telah melaporkan bermacam kasus. Mulai dari nyanyian hantu hingga penampakan.

Berdasarkan legenda, hantu yang paling terkenal di pusat perbelanjaan ini adalah Lord Norbury, hakim kejam abad ke-19 yang dikutuk oleh janda korbannya bahwa dirinya nanti akan menghantui daerah Jarvis sebagai anjing hitam besar yang membawa rantai besi berat.

3. Gereja St. Michan
 
Gereja St. Michan adalah bangunan berumur 330 tahun yang terletak di sebuah situs yang berumur hampir 600 tahun. Tempat ini dibangun langsung pada puncak kubah penguburan raksasa berumur 500 tahun. Kubah ini masih dipenuhi dengan mayat, yang ditumpuk di dalam peti. Beberapa peti tersebut telah rusak dan dari dalam peti keluarlah tungkai tubuh mayat, yang terkadang terlihat seperti mumi.

Selain menakutkan, Gereja St. Michan ternyata juga menjadi daya tarik turis yang populer. Banyak pengunjung yang melaporkan bahwa mereka merasakan kehadiran aneh, seakan-akan disana ada “tekanan” dari mayat-mayat sekitar. Beberapa laporan menyebut muncul suara-suara menggumam aneh, begitu juga bisikan. 


Sumber

21 Apr 2014

5 Atlet Renang Wanita Ini Punya Wajah Yang Cantik

Renang adalah olahraga yang melombakan kecepatan atlet renang dalam berenang. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat.
Biasanya olahraga renang ini banyak sekali diminati oleh wanita. Karena olahraga renang ini dapat membuat tubuh semakin tinggi serta seksi. Selain itu, olahraga renang ini juga tidak memperlihatkan wanita tomboy, atau tidak feminim.
Dalam olahraga renang ini wanita tetap terlihat anggun dalam gayanya saat berenang. Tapi tidak hanya anggun wajah beberapa atlet renang wanita pun ada yang cantik dan rupawan.
Nah, ini lah dia ke lima atlet renang wanita yang memiliki wajah cantik.
 
1. Natalie Coughlin
Natalie Coughlin adalah seorang atlet renang paling cantik dan bahkan dinobatkan sebagai wanita paling cantik di dunia oleh majalah FHM Eropa. Wanita ini berasal dari kota Vellejo, California, Amerika Serikat. Ia merupakan atlet renang kebanggaan Amerika Serikat yang telah berhasil memenangkan enam medali  emas.
 
2. Federica Pellegrini
Federica Pellegrini merupakan atlet renang asal Italia yang dinobatkan sebagai atlet renang termuda di dunia. Hal ini disebabkan oleh prestasinya yang ia raih pada saat berusia masih muda. Pada usia 16 tahun ia berhasil merebut medali perak, kemudian pada usia 24 tahun ia berhasil menciptakan rekor dunia baru di nomor gaya bebas 400m. Dan berhasil memegang rekor catatan waktu di ajang renang Olimpiade di nomor 200m dan 400m.
 
3. Haley Cope
Atlet asal California, Amerika Serikat ini juga dicatat sebagai atlet renang paling cantik di dunia oleh majalah FHM Eropa. Selain cantik, Haley Cope juga memiliki banyak prestasi yang membanggakan. Dia juga merupakan atlet renang pertama yyang berani berpose telanjang di majalah Playboy.
 
4. Stephanie  Louise Rice
Sama dengan Haley Cope, atlet renang asal Australia ini juga dinobatkan sebagai wanita paling cantik sejagat oleh majalah FHM Eropa. Selain it ia juga merupakan atlet renang kebanggan Australia yang telah banyak memenangkan prestasi gemilang di beberapa ajang.
 
5. Laure Manaudou
Atlet yang satu ini merupakan atlet renang yang dianggap sebagai bidadari di dunia renang. Selain itu, ia juga pernag di nobatkan sebagai wanita paling cantik oleh majalah FHM Eropa. Tak hanya cantik, Laure Manaudou merupakan wanita yang memiliki tubuh yang sangat seksi, ia juga sangat terkenal dengan prestasinya yang sangat membanggakan Prancis.

15 PETINJU TERBAIK DI DUNIA

Tinju merupakan salah satu cabang olahraga paling bergengsi yang telah melahirkan banyak atlet kelas dunia. Mereka tak hanya menyajikan pertarungan yang menarik semata, namun juga sikap pantang menyerah dan tak kenal takut di atas ring. Petinju-petinju ini sering dianggap sebagai ikon petarung modern yang dielu-elukan bak pahlawan. Siapa sajakah 15 petinju terbaik di dunia? Inilah topik yang akan dibahas secara mendalam dan mendetail. Mereka tak hanya memiliki rekor bertarung yang luar biasa, namun juga menampilkan mental juara dan kemampuan teknik kelas atas.

1. Muhammad Ali

56 kali menang (37 KO), 5 kalah (1960-1981)
Tentu tak ada lagi yang meragukan kehebatan Muhammad Ali. Tak hanya sekedar pertarungan di atas ring, karir Muhammad Ali terbilang sangat dramatis dan dipenuhi dengan berbagai kontroversi. Ia menaklukkan nama-nama besar dunia seperti George Foreman, Leon Spinks, dan Joe Frazier dalam pertarungan-pertarungan tinju spektakuler yang akan selalu diingat sepanjang sejarah. Kemampuannya dalam mengalahkan lawan membuat Ali beberapa kali dinobatkan sebagai olahragawan terbaik di abad ke-20.

2. Joe Louis

66 kali menang (52 KO), 3 kalah (1934-1951)
Tak hanya sekedar petinju, Joe Louis adalah sosok yang dianggap “pahlawan” bagi masyarakat Amerika setelah secara heroik berhasil mengalahkan petinju Jerman, Max Schmeling di ronde pertama. Ia berhasil menghancurkan image tak terkalahkan dari Nazi yang dipimpin oleh Hitler, dan sejak saat itulah namanya dikenal sebagai “The Brown Bomber”. Ia menjadi juara dunia kelas berat sejak tahun 1937 hingga 1949, dan hampir semua pertarungannya selalu erat dengan unsur kepentingan politik Amerika Serikat.

3. Roy Jones Jr.

56 kali menang (40 KO), 8 kalah (1989-sekarang)
Walaupun meredup di akhir karirnya, Roy Jones Jr. tak bisa dibantah adalah seorang petinju yang nyaris sempurna. Ia memiliki kecepatan, kelincahan, dan pukulan yang keras. Kemampuannya ini membawanya menjadi juara dunia dalam empat kelas yang berbeda. Roy Jones juga menjadi satu-satunya petinju dunia yang mengawali karir dari kelas menengah untuk mencoba bertarung di level kelas berat, dan ketika berhasil memenangkannya, ia tercatat sebagai petinju pertama yang berhasil meraih prestasi ini sejak 106 tahun terakhir.

4. Sugar Ray Robinson

173 kali menang (109 KO), 19 kalah, 6 seri, 2 no contest (1940-1965)
Banyak yang menganggap Robinson adalah petinju terbaik sepanjang masa. Hal ini karena kekuatannya yang mengagumkan dan pukulannya yang cepat seperti kilat, ditunjang dengan gerakan kaki yang bagus dan ketangkasan yang luar biasa. Catatan rekornya juga luar biasa, di mana ia mampu mencatatkan 173 kemenangan (109 kali di antaranya dengan KO). Secara teknik, Sugar Ray Robinson bisa dianggap di atara nama-nama seperti Muhammad Ali atau Joe Louis.

5. Jack Dempsey

66 kali menang (51 KO), 6 kalah, 1 seri (1914-1927)
Jack Dempsey salah satu petinju Amerika yang paling populer dalam sejarah. Dia dikenal karena tingkat penjualan tiketnya yang luar biasa laris dan mampu meraih bayaran sebesar satu juta dolar dalam satu pertandingan. Tak hanya itu, Dempsey dikenal sebagai petinju paling kejam, brutal, dan menghibur sepanjang masa. Gigi yang copot, rahang patah dan mata bengkak adalah hal yang pasti bisa ditemui dari pertarungan Dempsey. Dempsey sering disebut sebagai “Superhuman Wild Man” yang sangat ditakuti musuhnya.

6. Mike Tyson

50 kali menang (443 KO), 6 kalah, 2 No Contest (1985-2005)
Mike Tyson mungkin bisa dibilang sebagai petinju paling populer di era tahun 90-an. Memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi untuk ukuran kelas berat, Tyson dikenal karena pukulan kerasnya yang bisa membuat lawannya langsung terkapar. Tak hanya heboh di atas ring, petinju ini juga kerap menimbulkan kontroversi, mulai dari beberapa kali masuk penjara hingga kasusnya menggigit telinga Evander Holyfield yang membuatnya didiskualifikasi dari pertarungan.

7. Rocky Marciano

49 kali menang (43 KO), 0 kalah (1948-1955)
Petinju yang namanya diambil sebagai inspirasi film Rocky yang terkenal di seluruh dunia. Ia memenangkan semua 49 pertarungannya, 43 di antaranya diraih dengan KO. Namanya dikenal karena tidak pernah terkalahkan sepanjang karirnya, dan hingga saat ini ia memegang rekor sebagai satu-satunya juara tinju kelas berat yang memenangkan semua pertarungannya. Salah satu pertarungan terbaik Rocky adalah ketika ia berhasil menaklukkan Joe Louis, salah satu petinju terkuat pada era tersebut.

8. Jack Johnson

77 kali menang (48 KO), 13 kalah, 14 seri, 19 no decisions (1897-1928)
Jack Johnson adalah petinju kulit hitam pertama yang berhasil meraih gelar juara dunia. Memulai karirnya sejak akhir abad ke-19, petinju yang satu ini dianggap sebagai salah satu inspirasi terbesar bagi Muhammad Ali. Gaya bertarungnya yang tanpa ampun didukung dengan sifatnya yang sombong dan arogan, membuatnya menjadi salah satu petarung yang paling dibenci, namun juga ditakuti oleh lawan-lawan seprofesinya.

9. Julio Cesar Chavez

107 kali menang (80 KO), 6 kalah, 2 seri (1980-2005)
Chavez adalah 6 kali juara di 3 divisi yang berbeda. Dia juga mengumpulkan catatan karir dari 88 kali menang dan 0 kalah sebelum takluk dari Frankie Randall. Selama sepuluh tahun karirnya, Chavez tak terkalahkan. Chavez telah beradu tinju dengan Roger Mayweather, Hector Camacho, Sammy Fuentes dan banyak petarung besar lainnya selama bertahun-tahun. Bahkan sebelum pensiun, ia sudah dianggap sebagai legenda bahkan pahlawan nasional Meksiko. Saat ini, nama besarnya diharapkan bisa diteruskan oleh putranya, Julio Cesar Chavez Jr. yang juga berprofesi sebagai seorang petinju.

10. Oscar De La Hoya

39 kali menang (30 KO), 6 kalah (1992-2012)
Oscar De La Hoya alias “The Golden Boy” adalah seorang petinju yang mampu menggabungkan prestasi dengan gemerlap dunia hiburan. Oscar yang dikenal memiliki wajah tampan ini tidak hanya populer di ring tinju, namun juga pernah beberapa kali membintangi film dan menjadi model untuk berbagai produk komersial. Selain memenangkan sepuluh divisi gelar juara dalam enam kelas yang berbeda, De La Hoya juga mengawali karirnya dengan keberhasilan meraih medali emas di Olimpiade Barcelona tahun 1992.

11. Lennox Lewis

41 kali menang (32 KO), 2 kalah, 1 seri (1989-2004)
Petinju keturunan Kanada yang memiliki kewarganegaraan Inggris ini memiliki catatan rekor yang luar biasa dengan mampu mengalahkan petinju-petinju legendaris seperti Evander Holyfield dan Mike Tyson. Dengan tinggi 196 sentimeter dan berat lebih dari 110 kilogram, Lewis benar-benar tampak seperti seorang raksasa yang ditakuti oleh lawan-lawannya. Catatan karirnya pun cukup impresif, hanya pernah dua kali kalah dalam 44 pertandingan yang pernah dilakoninya.

12. Willie Pep

229 kali menang (65 KO), 11 kalah, 11 seri (1940-1966)
Willie Pep adalah petinju Italia-Amerika yang bertarung selama 26 tahun dengan total 229 kemenangan dari 241 pertandingan, mungkin catatan yang paling mengesankan di dunia tinju. Pep adalah juara kelas bulu dengan catatan luar biasa dari 61 kali menang dan 0 kalah sebelum akhirnya takluk (kalah angka) dari Sammy Angott tahun 1943. Pep bangkit kembali dan memenangkan 5 pertarungan untuk sisa tahun itu. Dia melakukan prestasi luar biasa di tahun 1944 dengan memenangkan seluruh 16 pertarungan yang dilakoninya. Ia juga sempat memegang rekor dunia ketika berhasil memenangkan pertandingan 73 kali berturut-turut.

13. Sam Langford

167 kali menang (117 KO), 38 kalah, 37 seri, 48 no decisions (1902-1926)
Salah satu petarung yang memiliki jam terbang sangat tinggi. Sam Langford sudah bertarung lebih dari 200 pertandingan di atas ring, 167 kali di antaranya berhasil ia menangkan. Perjuangan dan dedikasinya di ring tinju banyak menginspirasi para pemula di bidang ini. Pertarungannya melawan Jack Johnson adalah salah satu pertarungan terbaik sepanjang masa yang layak diingat. Sam baru mengundurkan dirinya dari dunia tinju setelah didiagnosa menderita kebutaan.

14. Naseem Hamed

36 kali menang (31 KO), 1 kalah, (1992-2002)
Naseem Hamed masuk ke dalam daftar ini bukan karena prestasinya, namun karena gayanya yang mampu membawa nuansa baru dalam dunia tinju. Petarung yang satu ini memiliki gaya yang sangat jenaka di atas ring, tak jarang memprovokasi dan mengejek lawannya sebelum memukulnya dengan pukulan yang sangat keras. Setelah mengalami kekalahan pertamanya dalam dunia profesional, Naseem Hamed yang dijuluki sebagai “Prince ini pun secara kontroversial memutuskan untuk pensiun.

15. Henry Armstrong Jr.

150 kali menang (100 KO), 21 kalah, 9 Seri (1931-1945)
Henry Armstrong adalah petinju pertama dan satu-satunya yang pernah memegang 3 gelar divisi kejuaraan dunia tinju pada waktu yang sama. Dia sudah akan memenangkan gelar keempatnya, namun tertahan imbang dalam sebuah pertandingan kontroversial melawan Ceferino Garcia. Pada tahun 2007, namanya dinobatkan oleh Ring Magazine sebagai peringkat ketujuh dari 80 petarung terbaik sepanjang masa dari berbagai cabang olahraga.


sumber

 
Copyright © 2014.by Juri Rakyat